BKSAP Soroti Sinkronisasi Data-Fakta Kemiskinan di Aceh Guna Pemenuhan Indikator Kesejahteraan SDG’s

    BKSAP Soroti Sinkronisasi Data-Fakta Kemiskinan di Aceh Guna Pemenuhan Indikator Kesejahteraan SDG’s
    Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Hafisz Tohir

    BALI - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Hafisz Tohir menyoroti sinkronisasi antara data dan fakta kemiskinan yang ada di Provinsi Aceh. Hal itu guna memantau pemenuhan indikator kesejahteraan sebagaimana tertuang dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s) hingga 2030 berdasarkan arahan dari Forum PBB yang telah disepakati pada 2 Agustus 2015 silam.

    “Disampaikan bahwa angka kemiskinan tersebut sedapat mungkin betul-betul bisa menampilkan seutuhnya. Dikatakan Aceh masyarakat miskinnya tinggi, tetapi fakta di lapangan dalam beberapa kegiatan mereka tampak sekali cukup berdaya, ” ujar Hafisz pasca Kunjungan Kerja BKSAP SDG’s Day bertema ‘Optimalisasi Peran Diplomasi Parlemen Melalui Pendidikan dan Pertukaran Budaya’ di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/3/2022).

    MAGZ.CO.ID
    market.biz.id MAGZ.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Hafisz menjelaskan, keraguan data tersebut juga diamini oleh beberapa wakil rektor yang hadir dalam kunker ini. Padahal, menurutnya, data tersebut dipublikasikan oleh lembaga resmi, seperti Badan Pusat Statistik (BPK) RI. Karena itu, ia menegaskan akan memanggil BPS dalam rapat kerja untuk menjelaskan perihal metode perhitungannya sehingga benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Karena itu ini menjadi catatan saya karena BPS itu menjadi mitra saya di Komisi XI. Nanti kita akan sampaikan hal tersebut agar hasil survei dan analisa lapangan betul-betul mewakili kenyataan fakta di lapangan. Kalau tidak, akan merugikan, karena tidak menunjukkan titik lemah yang benar yang harus diperbaiki di Aceh, ” ujar Anggota Komisi XI DPR RI ini.

    Anggota Fraksi PAN DPR RI ini menambahkan jalan untuk peningkatan kesejahteraan di Aceh tak lain adalah melalui pendekatan pendidikan. Ini bukan perkara mudah. Sebab, di Pulau Jawa saja, terlebih di sekitar Ibukota Jakarta, seperti Banten dan Jawa Barat, angka kemiskinan juga masih tinggi. Sehingga, diperlukan akselerasi pendidikan yang lebih cepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

    “Jadi, kalau pembangunan saja pola pendekatannya tanpa melalui pola kesejahteraan dan pendidikan, maka ini menjadi peningkatan kriminalitas bagi mereka yang menganggur. Dengan kesenjangan yang lebih tinggi itu akan memicu mereka untuk melakukan perbuatan kriminal. Sehingga pola ini tidak bisa satu persatu. Jadi pendidikan kesejahteraan, pendidikan, dan infrastruktur harus dilakukan secara bersamaan, ” tutupnya.

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Hadir pula dalam kunker ini Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera; Anggota BKSAP DPR RI, Muslim; Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Iskandar AP beserta jajaran di Pemprov Aceh; jajaran Forkopimda, serta perwakilan sivitas akademika dari empat universitas, yaitu Universitas Syiah Kuala, Universitas Teuku Umar, Universitas Iskandar Muda, dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. (rdn/sf)

    Hafisz Tohir DPR RI PAN
    Publiksumbar.com

    Publiksumbar.com

    Artikel Sebelumnya

    Pusdiklat Setjen DPR Sosialisasikan Program...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Joni Hermanto

    Joni Hermanto verified

    Postingan Bulan ini: 76

    Postingan Tahun ini: 138

    Registered: Nov 16, 2020

    Linda Sari

    Linda Sari verified

    Postingan Bulan ini: 73

    Postingan Tahun ini: 290

    Registered: Aug 12, 2021

    Fernando Yudistira

    Fernando Yudistira verified

    Postingan Bulan ini: 42

    Postingan Tahun ini: 152

    Registered: Sep 5, 2021

    Riski Amelia

    Riski Amelia verified

    Postingan Bulan ini: 32

    Postingan Tahun ini: 159

    Registered: Aug 3, 2021

    Profle

    Riski Amelia verified

    Berdayakan IPTEK, BKD Kabupaten Solok Berikan Kemudahan Pelayanan dan Tingkatkan PAD
    Resmi Dikukuhkan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI 2022-2027 Siap Mengabdi Untuk Kemanusiaan
    Atasi Air Bersih, PDAM dan Damkar Kolaborasi Giat Cuci Hole Sumur Bor Daerah
    Diberitakan Sepihak Dan Tendensius, Polres Pasaman Laporkan Media 'KN' Medan ke Dewan Pers

    Rekomendasi

    Rakernas Apeksi XV di Padang, Wali Kota se-Indonesia Disuguhi “Katan Durian”
    Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Diperiksa KPK lagi Terkait Kasus Korupsi e-KTP
    Tiga Tersangka Pembobol Rumah Warga di Padang Ditembak Polisi
    Tim Verifikasi Perpustakaan RI Tinjau Lokasi Pembangunan Pusda di Kota Pariaman
    Rentan Bencana, BPBD Sumbar Kembali Garap Destana

    Ikuti Kami