Cegah Data Ganda Penerima BLT-Dana Desa, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pemerintah RapiKan DTKS

    Cegah Data Ganda Penerima BLT-Dana Desa, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pemerintah RapiKan DTKS
    Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal usai menerima audiensi dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Kabupaten Bandung, di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (30/5/2022). Foto: Runi/Man

    JAKARTA - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pemerintah untuk melakukan perapian Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal itu guna mencegah data ganda yang terjadi antara penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial dan Dana Desa. Sebab, hal itu sudah terjadi bertahun-tahun, sehingga harus menjadi perhatian dengan dibenahi terlebih dahulu dari level hulu.

    “Karena ini bisa menjadi bumerang juga, karena kades dipilih secara politik. Kita harus jaga juga. Jangan sampai ada BLT seolah-olah ini menarik untuk bisa menjadi pilihan (bagi warga yang tidak dapat BLT), tetapi bisa jadi bumerang yang gak kebagian, sehingga enggak bakal memilih kepala desa, ” ujar Cucun usai menerima audiensi dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Kabupaten Bandung, di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (30/5/2022).

    DESTINASI.CO.ID
    market.biz.id DESTINASI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Di sisi lain, Cucun meminta agar pemerintah di APBN 2022 tidak kembali menurunkan (kontraksi) Dana Desa seperti terjadi pada APBN 2021. “Tidak boleh berkurang. Ini jaminan dari Banggar. Saya sebagai pimpinan di Banggar DPR RI, sebagai Ketua Panja TKD (Tunjangan Kinerja Daerah), pasti nanti ada anggota yang bicara dari tiap-tiap  fraksi agar dana desa anggarannya jangan diturunkan lagi, ” ujar politisi PKB ini.

    Diketahui, penyaluran Dana Desa pada medio Juni 2021 sebesar Rp24, 3 triliun. Angkanya setara dengan 33, 8 persen dari pagu yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp72 triliun. Realisasi penyaluran dana desa turun dari periode yang sama pada tahun lalu (2020). Pada 14 Juni 2020, realisasinya adalah Rp33, 17 triliun atau 46, 6 persen dari pagu yang sebesar Rp71 triliun. Sementara, realisasi bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp3, 92 triliun. Angkanya setara dengan 23, 73 persen dari dana desa yang telah disalurkan. (rdn/sf)

    GO.WEB.ID
    market.biz.id GO.WEB.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Cucun Ahmad Syamsurijal DPR RI PKB BANGGAR
    Indonesiasatu.co.id

    Indonesiasatu.co.id

    Artikel Sebelumnya

    Banggar DPR RI Setujui Tambahan Pagu Anggaran...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Joni Hermanto

    Joni Hermanto verified

    Postingan Bulan ini: 68

    Postingan Tahun ini: 130

    Registered: Nov 16, 2020

    Linda Sari

    Linda Sari verified

    Postingan Bulan ini: 65

    Postingan Tahun ini: 282

    Registered: Aug 12, 2021

    Fernando Yudistira

    Fernando Yudistira verified

    Postingan Bulan ini: 39

    Postingan Tahun ini: 149

    Registered: Sep 5, 2021

    Riski Amelia

    Riski Amelia verified

    Postingan Bulan ini: 26

    Postingan Tahun ini: 153

    Registered: Aug 3, 2021

    Profle

    Riski Amelia verified

    Berdayakan IPTEK, BKD Kabupaten Solok Berikan Kemudahan Pelayanan dan Tingkatkan PAD
    Resmi Dikukuhkan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI 2022-2027 Siap Mengabdi Untuk Kemanusiaan
    Atasi Air Bersih, PDAM dan Damkar Kolaborasi Giat Cuci Hole Sumur Bor Daerah
    Diduga Pelaku Cabul, Oknum Mahasiswa Ditangkap

    Rekomendasi

    Sekda Andree Algamar Hadiri Peresmian Pusdiklat GRHA Samatha Giri Padang
    Sekdako Padang Andree Algamar Hadiri Sertijab Ketua Pengadilan Negeri Padang
    Anwar Hafid Berharap Pemerintah Jalankan Putusan MK Terkait Pengisian Pejabat Sementara Kepala Daerah
    Peringati Hari Bhayangkara, Polda Sumbar Gelar Kejuaraan Menembak
    Kerja Sama dengan BTN dan Sucofindo, Mahyeldi Minta Rumah Makan Padang di Luar Sumbar Disertifikasi

    Ikuti Kami