Rano Al Fath Minta Kejati Tindaklanjuti Kasus Tipikor di Riau

    Rano Al Fath Minta Kejati Tindaklanjuti Kasus Tipikor di Riau
    Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath

    PEKANBARU - Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath minta Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau untuk menindaklanjuti jumlah kasus yang ada di Riau, termasuk kasus-kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang belum selesai. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kasus-kasus yang penanganannya menggantung dan perlu diselesaikan Kejati Riau.

    “Banyak kasus-kasus yang menggantung dan perlu diselesaikan kawan-kawan Kejaksaan dengan harapan bisa diselesaikan kasus-kasus korupsinya itu, ” ujar Rano di sela-sela mengikuti kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI ke Pekanbaru, Riau, Jumat (15/4/2022). Dalam kesempatan tersebut, Kejati Riau menyampaikan permasalahan yang terjadi di Riau, salah satunya kasus korupsi.

    ARTIST.CO.ID
    market.biz.id ARTIST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, jika dikaitkan pada penambahan pendapatan negara, Komisi III DPR RI meminta Kejati Riau untuk mengawasi sektor sektor yang berpotensi dalam penambahan pendapatan negara itu.

    “(Sektor) di sini kan kelapa sawit terbesar, terus ada minyak, ada emas. Nah ini kan sektor-sektor sumber daya alam yang harus diawasi agar meningkatkan pendapatan negara, ” saran Rano.

    WARTA.CO.ID
    market.biz.id WARTA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Legislator dapil Banten III ini menegaskan, Komisi III DPR RI selalu melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung maupun kejaksaan di daerah untuk penguatan kelembagaan. Terlebih dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021, menurut Rano membuat posisi Kejaksaan semakin kuat dalam menangani tipikor.

    “Nah Kejaksaan ini sekarang sudah banyak peran di situ. Makanya mereka membuat satgas-satgas. (Mulai dari) satgas pangan, satgas mafia tanah, satgas sumber daya alam, misalnya. Nah ini untuk, kayak bagian pelabuhan, ini untuk mengurangi kebocoran-kebocoran yang ada di masing-masing sektor itu. Nah dengan harapan, kalau mengurangi kebocoran, maka pendapatan negara akan naik, ” pungkasnya. (hal/sf)

    Doppio espresso shot ganda
    market.biz.id Doppio espresso shot ganda
    16% Rp 7.300
    Beli sekarang!

    Moh. Rano Al Fath DPR RI KOMISI III PKB
    Publiksumbar.com

    Publiksumbar.com

    Artikel Sebelumnya

    Ferdiansyah Minta Ketegasan Pemerintah Soal...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Joni Hermanto

    Joni Hermanto verified

    Postingan Bulan ini: 76

    Postingan Tahun ini: 138

    Registered: Nov 16, 2020

    Linda Sari

    Linda Sari verified

    Postingan Bulan ini: 73

    Postingan Tahun ini: 290

    Registered: Aug 12, 2021

    Fernando Yudistira

    Fernando Yudistira verified

    Postingan Bulan ini: 42

    Postingan Tahun ini: 152

    Registered: Sep 5, 2021

    Riski Amelia

    Riski Amelia verified

    Postingan Bulan ini: 32

    Postingan Tahun ini: 159

    Registered: Aug 3, 2021

    Profle

    Riski Amelia verified

    Berdayakan IPTEK, BKD Kabupaten Solok Berikan Kemudahan Pelayanan dan Tingkatkan PAD
    Resmi Dikukuhkan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI 2022-2027 Siap Mengabdi Untuk Kemanusiaan
    Atasi Air Bersih, PDAM dan Damkar Kolaborasi Giat Cuci Hole Sumur Bor Daerah
    Diberitakan Sepihak Dan Tendensius, Polres Pasaman Laporkan Media 'KN' Medan ke Dewan Pers

    Rekomendasi

    Rakernas Apeksi XV di Padang, Wali Kota se-Indonesia Disuguhi “Katan Durian”
    Karena Faktor Ini, SILPA APBD 2021 Tanah Datar Bengkak hingga Rp111,5 M
    Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Diperiksa KPK lagi Terkait Kasus Korupsi e-KTP
    Tiga Tersangka Pembobol Rumah Warga di Padang Ditembak Polisi
    Rentan Bencana, BPBD Sumbar Kembali Garap Destana

    Ikuti Kami