Felly Estelita Runtuwene Desak BKKBN dan Kemenkes Pertajam Upaya Penurunan Stunting

    Felly Estelita Runtuwene  Desak BKKBN dan Kemenkes Pertajam Upaya Penurunan Stunting
    Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene saat rapat dengar pendapat dengan Kepala BKKBN dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

    JAKARTA - Komisi IX DPR RI mendesak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) bersama-sama dengan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan untuk mempertajam upaya konvergensi intervensi spesifik. Dengan melibatkan Kementerian/Lembaga, pemda dan pemangku kepentingan lain termasuk organisasi keagamaan sesuai peraturan presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting demi mencapai target prevalensi stunting 14 persen di tahun 2024. 

    Hal itu disampaikan Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene saat membacakan salah satu kesimpulan rapat dengar pendapat dengan Kepala BKKBN dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

    Chicago Pizza
    market.biz.id Chicago Pizza
    1% Rp 9.500
    Beli sekarang!

    Selanjutnya, kepada Dirjen Kesehatan Masyarakat, Felly meminta adanya  perbaikan dan sinkronisasi angka stunting berbasis survei pada Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Elektronik pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). “Sehingga dapat menjadi acuan yang jelas dan terukur bagi pemerintah daerah dalam upaya penanganan stunting, " kata politisi Partai NasDem itu.

    Terakhir, dalam rangka percepatan penurunan stunting, Komisi IX DPR RI mendesak BKKBN dan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes melakukan koordinasi untuk mensinergikan advokasi, kemitraan dan peningkatan kapasitas secara kuantitas dan kualitas Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dengan memperhatikan pemerataan program di seluruh daerah. “Komisi IX mendesak BKKBN sebagai ketua pelaksanan program percepatan penurunan stunting untuk meningkatkan koordinasi pelaksanan program penurunan stunting di Kementerian/lembaga terkait lainnya, ” kata Felly. 

    Latte espresso steamed milk
    market.biz.id Latte espresso steamed milk
    20% Rp 4.000
    Beli sekarang!

    Sebelumnya, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan pemerintah berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting, sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024. Target prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen dengan rata-rata penurunan 2, 5 persen per tahun dan laju penurunan stunting per tahun menuju 14 persen tahun 2024 sebesar 3, 4 capaian angka stunting pada tahun 2021 sebesar 24.4 persen. 

    Data SSGI 2021, menunjukkan bahwa secara Nasional prevalensi Balita Stunted sebesar 24, 4 persen dengan 12 provinsi diantaranya; NTT (37, 8 persen), Sumatera Barat (33, 8 persen), Aceh (33, 2 persen), NTB 931, 4 persen), Sultra (30, 2 persen), Kalsel (30, 0 persen), Kalbar (29, 8 perseb), Sulteng (29, 7 persen), Papua (29, 5 persen), Gorontalo (29, 0 persen). Maluku (28, 7 persen) dan Kalimantan Utara (27, 5 persen). 

    “Mempertimbangkan data-data di atas, maka sebaga nyata komitmen pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, yaitu melaksanakan kebijakan RAN PASTI secara komprehensif dan terintegrasi melalui program dan kegiatan antara K/L serta pemerintah daerah, ” kata Hasto. (rnm, ann/sf)

    Felly Estelita Runtuwene DPR RI KOMISI IX NASDEM
    Publiksumbar.com

    Publiksumbar.com

    Artikel Sebelumnya

    Sugeng Suparwoto Apresiasi RUU EBT Akomodir...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Joni Hermanto

    Joni Hermanto verified

    Postingan Bulan ini: 76

    Postingan Tahun ini: 138

    Registered: Nov 16, 2020

    Linda Sari

    Linda Sari verified

    Postingan Bulan ini: 73

    Postingan Tahun ini: 290

    Registered: Aug 12, 2021

    Fernando Yudistira

    Fernando Yudistira verified

    Postingan Bulan ini: 42

    Postingan Tahun ini: 152

    Registered: Sep 5, 2021

    Riski Amelia

    Riski Amelia verified

    Postingan Bulan ini: 32

    Postingan Tahun ini: 159

    Registered: Aug 3, 2021

    Profle

    Riski Amelia verified

    Berdayakan IPTEK, BKD Kabupaten Solok Berikan Kemudahan Pelayanan dan Tingkatkan PAD
    Resmi Dikukuhkan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI 2022-2027 Siap Mengabdi Untuk Kemanusiaan
    Atasi Air Bersih, PDAM dan Damkar Kolaborasi Giat Cuci Hole Sumur Bor Daerah
    Diberitakan Sepihak Dan Tendensius, Polres Pasaman Laporkan Media 'KN' Medan ke Dewan Pers

    Rekomendasi

    Rakernas Apeksi XV di Padang, Wali Kota se-Indonesia Disuguhi “Katan Durian”
    Karena Faktor Ini, SILPA APBD 2021 Tanah Datar Bengkak hingga Rp111,5 M
    Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Diperiksa KPK lagi Terkait Kasus Korupsi e-KTP
    Tiga Tersangka Pembobol Rumah Warga di Padang Ditembak Polisi
    Rentan Bencana, BPBD Sumbar Kembali Garap Destana

    Ikuti Kami