Mohamad Hekal Nilai Kesiapan ID Food Hadapi Ramadan Sangat Normatif

    Mohamad Hekal  Nilai Kesiapan ID Food Hadapi Ramadan Sangat Normatif
    Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI meninjau kesiapan Holding ID Food saat menghadapi puasa dan Lebaran, di PT Pabrik Gula Rajawali II (PG Jatitujuh), Desa Sumber, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Selasa (5/4/2022).

     JAWA BARAT - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal menilai kesiapan Holding ID Food atau Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) saat memasuki bulan Ramadan dan menjelang Lebaran sangat normative, di antaranya menyiapkan sapi sebanyak 3000 ekor. Hekal berharap kehadiran manajemen RNI yang baru, ditambah dengan diangkatnya Dirut RNI Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dapat memberikan solusi. Namun faktanya, saat ini RNI sendiri belum sepenuhnya fokus kepada industri gula.

    Demikian disampaikan Hekal saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI meninjau kesiapan Holding ID Food saat menghadapi puasa dan Lebaran, di PT Pabrik Gula Rajawali II (PG Jatitujuh), Desa Sumber, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Selasa (5/4/2022). Turut hadir Eselon I Kementerian BUMN, Direktur Utama PT RNI (Persero), dan Direksi PT PG Rajawali II Unit Jatitujuh beserta jajarannya.

    MEDIATOR.CO.ID
    market.biz.id MEDIATOR.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Kita melihat jajaran manajemen Rajawali Nusantara Indonesia yang baru, mudah-mudahan bisa melakukan pembenahan dengan cepat. Melihat hal ini, bersamaan dengan bulan puasa, kita tidak ingin ada kejadian atau kasus seperti (kelangkaan dan mahalnya) minyak goreng (seperti) kemarin. Jangan sampai nanti ada kelangkaan gula, karena hari ini kita sudah datang dan melihat pabrik gulanya, ” tegas Hekal.

    Politisi Partai Gerindra itu menilai adanya masalah lahan tebu di PG Jatitujuh yang perlu diselesaikan. Ia pun ingin satu per satu bisa masalah bisa diselesaikan dengan cepat. “Nampaknya di sini juga masih menyelesaikan masalah lahan. Selain itu, kita juga perlu tingkatkan kinerja daripada hasil tanam tebunya. Melihat fokus dari RNI ini kan pada industri gula. Intinya, masalah lahan menjadi PR yang berat dan kita kasih kesempatan pada dirut yang baru untuk segera menyelesaikan masalah ini, ” tutur Hekal. 

    Hekal berharap DPR dan mitra kerja dapat bersinergi dengan baik. Ia ingin terus mengawal dengan tujuan yang dapat disepakati bersama, seperti target hingga pemasukan yang transparan. “Kiranya, PT RNI perlu transparan dalam mengambil tindakan. Ibaratnya, seperti kita mau mendarat di seberang sana, tentunya kita ukur jaraknya berapa, kekuatan anginnya berapa, perlu bahan bakar berapa. Nah, kalau mereka tidak menerangkan hal ini saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), bagaimana kita bisa tahu apa yang mereka butuhkan. Intinya, kita terus kawal dengan tujuan yang harus disepakati bersama, bukan sepihak, ” tutup Hekal. (dip/sf)

    Mohamad Hekal DPR RI KOMISI VI GERINDRA
    Publiksumbar.com

    Publiksumbar.com

    Artikel Sebelumnya

    Budisatrio Djiwandono Minta Wisatawan yang...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Joni Hermanto

    Joni Hermanto verified

    Postingan Bulan ini: 76

    Postingan Tahun ini: 138

    Registered: Nov 16, 2020

    Linda Sari

    Linda Sari verified

    Postingan Bulan ini: 69

    Postingan Tahun ini: 286

    Registered: Aug 12, 2021

    Fernando Yudistira

    Fernando Yudistira verified

    Postingan Bulan ini: 42

    Postingan Tahun ini: 152

    Registered: Sep 5, 2021

    Riski Amelia

    Riski Amelia verified

    Postingan Bulan ini: 29

    Postingan Tahun ini: 156

    Registered: Aug 3, 2021

    Profle

    Riski Amelia verified

    Babinsa Koramil 01/Kota Solok, Lestarilan Kesenian Randai Bersama Warga Binaan
    Resmi Dikukuhkan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI 2022-2027 Siap Mengabdi Untuk Kemanusiaan
    Atasi Air Bersih, PDAM dan Damkar Kolaborasi Giat Cuci Hole Sumur Bor Daerah
    Diberitakan Sepihak Dan Tendensius, Polres Pasaman Laporkan Media 'KN' Medan ke Dewan Pers

    Rekomendasi

    Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
    Mesum di Kamar Kos; Sepasang Kekasih di Padang Ditangkap Warga dan Digelandang ke Mako Satpol PP
    Harga Cabai Merah di Agam Rp 110 Ribu per Kg, Turun 10 Ribu
    LBH Padang Desak Polda Sumbar Selesaikan 5 Kasus Dugaan Penganiayaan, 4 Korban Meninggal Dunia
    Disinyalir Gelapkan Uang Nasabah, Koperasi GACI dan PT FSA Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

    Ikuti Kami